Air Terjun Pantai Jogan Gunungkidul, Menghadirkan Pesona yang Indah

Keindahan air terjun pantai Jogan Gunungkidul bisa anda nikmati.  Air terjun yang berada pada bibir laut merupakan sesuatu yang langka. Khususnya di Indonesia, bahkan juga di dunia. Letaknya yang tersembunyi di balik perbukitan karst Gunungkidul di selatan Yogyakarta.

Ternyata memiliki air terjun yang jatuhnya langsung ke bibir laut. Tentunya menjadikan sebuah pesona alam yang indah.

Air Terjun Pantai Jogan Gunungkidul, Menghadirkan Pesona yang Indah
Ilustrasi air terjun pantai Jogan. Foto: Ist/Net

Pesona Air Terjun Pantai Jogan Gunungkidul

Setiap pantai yang ada di Gunungkidul, biasanya memiliki hamparan pasir putih yang cantik.  Selain itu juga dengan air laut yang biru dan jernih, namun berbeda dengan Pantai Jogan. Pantai yang satu ini yang terbilang cukup unik. Hal itu karena tidak memiliki batasan dengan lautnya.

Tidak memiliki pasir putih seperti halnya pantai di Gunungkidul lainnya. Namun Pantai yang satu ini memiliki air terjun yang tidak dimiliki pantai-pantai lainnya. Pesona air terjun yang berada di sisi tebing. Tebing batuan kapur dengan air terjunnya yang mengalir deras menuju ke laut.

Pantai Jogan berlokasi di desa Purwodadi, Tepus, Gunungkidul, Yogyakarta. Apabila menempuh perjalanan dari pusat kota Jogja. Anda akan memakan waktu 2 jam dengan jarak tempuhnya 74 km.

Sepanjang perjalanan menuju pantai ini yang berkelok-kelok. Dengan melalui perbukitan karst di samping kanan dan kirinya. Apabila sudah sampai, pengunjung akan berjalan menuju pantainya. Dengan adanya sungai yang mengalir kecil di sampingnya.

Termasuk hal yang langka, pantai Jogan memiliki air terjun yang mengalir ke laut. Sumber air tersebut yang asalnya dari sumber air perbukitan di utara pantai Jogan. Air tersebut mengalir dari sungai, kemudian bermuara menuju lautan.

Air terjun yang mengalir dari tebing dengan tinggi kurang lebih 10 meter. Di atas tebing, memiliki daratan yang subur. Selain itu tanaman yang hijau dan pohon palma di sekelilingnya.

Aliran air terjun yang cukup tenang dan semakin deras apabila musim hujan tiba. Perbukitan karst menjadikan latar dari air terjun ini. Pada bagian dasar air terjun yang penuh dengan batuan karang.

Aktivitas Rappelling

Pengunjung dapat melihat air terjun dari jarak dekat. Apabila ingin menikmati sensasi air terjun mengguyur tubuh. Pengunjung bisa menuruni tangga bambu menuju ke bawah air terjun. Anda perlu berhati-hati, tangga tersebut yang cenderung lebih licin.

Apabila ingin memacu adrenalin, pengunjung bisa menuruni air terjun dengan teknik rappelling. Teknik untuk menuruni tebing menggunakan perlengkapan khusus dan tali-temali. Rappelling ini menjadi aktivitas favorit untuk para pecinta alam.

Dengan menuruni tebing, pengunjung akan melihat indahnya air terjun pantai Jogan. Pengunjung bisa melakukan foto dengan duduk di batuan karang. Selain itu juga menikmati guyuran air di bawah air terjun.

Waktu yang tepat untuk mengunjungi Pantai ini saat sore hari. Hal itu karena matahari yang terbenam tampak cantik dari tebing air terjun ini. Saat musim hujan, maka debit air terjunnya menjadi lebih deras.  Melakukan aktivitas rappelling saat akhir musim hujan, dengan debit air yang deras. Tentunya akan membuat adrenalin semakin menantang.

Tiket Masuk

Untuk tiket masuk Pantai Jogan yang cukup terjangkau. Ada hanya perlu membayar tiketnya seharga Rp 10.000. Pengunjung bisa mengunjungi Pantai Jogan, selain itu juga Pantai Siung dan Pantai Nglambor. Hal itu karena pantai tersebut yang berada di satu jalur.

Mengenai untuk biaya parkir sekitar Rp 3.000 untuk motor dan Rp 5.000 untuk mobil. Fasilitas yang tersedia cukup lengkap, seperti toilet, warung makan dan gazebo.

Air terjun pantai Jogan yang memiliki pesona tersendiri. Pesona indah air terjun di tepi tebing yang bermuara menuju lautan. Tentunya yang memberikan pemandangan tidak terlupakan.